Breaking

30 Januari 2019

Penyebab Stroke Ringan dan Tips Cara Mengatasinya

Pada dasarnya, gangguan stroke memang menjadi salah satu gangguan penyakit yang banyak menyerang hampir sebagian besar orang pada saat ini. Stroke adalah salah satu jenis penyakit yang berbahaya dan sangat patut untuk diwaspadai oleh setiap orang. Umumnya gangguan penyakit stroke bisa bervariasi mulai dari stroke ringan hingga stroke yang berat.

Pada kesempatan kali ini, BERITATERKINI.co akan mengajak para pembaca untuk membahas lebih lanjut mengenai Penyebab stroke ringan dan cara mengatasinya. Setelah membacanya diharapkan anda bisa lebih waspada terhadap gangguan penyakit ini. Jika terjadi beberapa gejala yang disebabkan karena stroke ringan maka segeralah periksa ke dokter.

Mengenal Penyebab stroke ringan dan cara mengatasinya

Penyebab stroke ringan

Pada dasarnya, hampir sebagian Besar penyebab dari gangguan stroke ringan adalah kurangnya suplai darah ke otak dan menyebabkan terjadinya perubahan sensasi atau kontrol motorik pada tubuh. Penyakit ini disebut juga dengan neurologis yang mana disebabkan karena hilangnya sementara aliran darah yang menuju ke otak, sumsum tulang belakang dan retina mata.

Parah atau tidaknya gangguan penyakit stroke ringan tergantung dengan seberapa banyak.jarimah otak.yang kehilangan pasokan darah. Contohnya saja, apabila seseorang yang mempunyai stroke ringan mungkin bisa mengalami kelemahan sementara pada bagian tangan atau bagian kaki. Namun bagi seseorang yang terserang stroke berat secara permanen tubuh akan akan mengalami kelumpuhan pada satu sisi tubuh mereka dan juga biasa disertai dengan gangguan komunikasi dimana sangat sulit untuk bicara.

Lalu, apa saja yang bisa menyebabkan terjadinya stroke ringan pada seseorang? Berikut ini adalah penjelasannya. Simaklah.

● Adanya masalah pada kesehatan sistem kardiovaskuler. Kardiovaskuler ini berkaitan dengan penyakit jantung, diabetes, dan tingginya kadar kolesterol.di dalam tubuh yang mana akan memicu terjadinya stroke ringan . Cara mengatasinya adalah dengan menjaga asupan makanan dimana jangan mengkonsumsi makanan yang dapat menaikan kolesterol.misalnya saja gajih , jeroan dan sebagainnya.

● Obesitas. Obesitas adalah nama lain dari kelebihan berat badan. Bagi anda yang mempunyai.masalah berat badan yang terlalu over atau diatas batas normal, maka anda sebaiknya waspada ya. Mulailah untuk.mengurangi berat badan supaya tidak mengalami gangguan stroke ringan atau berat. Obesitas bisa memicu gangguan penyakit stroke karena plak lemak pada orang gemuk bisa menempel pada saluran pembuluh darah dan kemudian bisa menyebabkan timbulnya penyumbatan aliran darah yang menuju ke otak.



● Gaya hidup yang kurang baik. Gaya hidup memang menjadi salah satu hal.yang mempengaruhi kesehatan seseorang. Setiap.orang dituntut untuk menerapkan gaya hidup yang sehat setiap hari. Hal ini perlu dilakukan supaya anda bisa terhindar dari berbagai macam penyakit dimana salah satunya adalah gangguan penyakit stroke. Mulailah dengan meninggalkan berbagai macam.aktifitas yang bukan merupakan cerminan gaya hidup sehat misalnya saja merokok, konsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi, makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, dan gemar mengonsumsi.alkohol. Ubahlah semua aktifitas tersebut menjadi aktifitas yang lebih sehat misalnya saja konsumsi makanan.sehat dan rajin olahraga

Gejala stroke ringan

Pada dasarnya, gejala stroke ringan pada setiap orang berbeda – beda. Hal ini tergantung pada bagaimana kondisi masing – masing penderitanya. Jika memang kondisi tubuh si penderita masih bisa menerima sakit yang diakibatkan oleh stroke, maka penanganan dini bisa menyelamatkan si penderita. Namun jika kondisi tubuh si penderita tidak bisa menerima , maka biasa berakibat fatal bahkan sampai kematian.

Salah satu penanganan dini selain mengetahui Penyebab stroke ringan dan cara mengatasinya. anda juga harus memperhatikan beberapa gejala stroke ringan seperti berikut ini, yaitu :

● Bagian tangan, kaki dan saraf di tubuh yang mulanya bisa digerakkan, tiba – Tiba mengalami.mati rasa atau tidak bisa digerakkan. Terkadang bagian tubuh tersebut sering mengalami lebar hingga lemas

● Timbulnya gangguan penglihatan karena aliran darah yang menuju ke otak dan mata mengalami hambatan.

● Menurunnya daya konsentrasi dan fokus pada pikiran. Hal ini disebabkan karena aliran oksigen di dalam otak tidak lancar

● Susah untuk berbicara. Hal ini karena saraf tidak mulai mengalami penurunan fungsi motoriknya akibat darah tidak bisa mengalir dengan lancar pada bagian mulut dan lidah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar