Rommy di Depan Jokowi: Lebih Baik Kita Kalah Terhormat daripada Menang dengan Hoax - Berita Terkini | Kabar Terbaru Hari Ini, Viral, Politik, Indonesia, Dunia | BERITATERKINI.co

1 Maret 2019

Rommy di Depan Jokowi: Lebih Baik Kita Kalah Terhormat daripada Menang dengan Hoax

Rommy di Depan Jokowi: Lebih Baik Kita Kalah Terhormat daripada Menang dengan Hoax

Rommy di Depan Jokowi: Lebih Baik Kita Kalah Terhormat daripada Menang dengan Hoax

Berita Terkini - Di Pemilu 2019, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengingatkan, kepada seluruh kadernya untuk mengunakan cara-cara bermartabat. Itu diungkapkan politikus yang akrab disapa Rommy itu di depan Presiden Jokowi dan kader PPP saat Harlah PPP ke-46 di Ancol.

Rommy menegaskan, lebih baik PPP kalah dengan cara terhormat ketimbang menang dengan melakuan cara kotor seperti hoaks dan ujaran kebencian.

"Lebih baik kita ini kalah terhormat daripada menang dengan cara-cara yang kotor dengan hoaks dan fitnah," ujar Rommy di lokasi, Kamis (28/2).

Anggota Komisi XI DPR ini mengatakan, kontestasi pemilu memang ‎ada menang dan kalah. Sehingga ini adalah kontestasi biasa saja. Oleh karena itu tidak perlu menggunakan cara kotor dalam memenangkan hajatan lima tahunan ini.

"Ini kontestasi politik biasa lima tahun sekali yang memastikan kita harus memenangkan dengan bermartabat," katanya.

‎Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga jengkel dengan adanya hoaks. Menurut Jokowi keberdaan hoaks ini bisa merusak persatuan dan kesatuan.

Untuk itu Presiden Jokowi memberikan instruksi khusus kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk menindak para pelaku hoaks ini.

"Sehingga saya tegas sampaikan ke Kapolri tindakan hukum tegas harus diberikan kepada siapapun yang mengganggu persatuan bangsa kita dengan cara menyebar hoaks dari pintu ke pintu dan media sosial," ujar Jokowi.

Jokowi melanjutkan menjelang Pilpres 17 April mendatang hoaks terus saja bertambah baik di media sosial ataupun lewat door to door. Sehingga ia mengaku jengkel dengan maraknya hoaks ini.

"Ini saya sampaikan karena ini semakin mendekati 17 April, jadi kalau tidak tegas enggak merespon ini akan semakin merebak di mana-mana," katanya. [jp]




Loading...

Berita Lainnya

loading...

Berita Terkini

© Copyright 2019 BERITATERKINI.co | All Right Reserved