Terbitkan IMB Pulau Reklamasi, WALHI Nilai Anies Sama Saja dengan Ahok - Berita Terkini | Kabar Terbaru Hari Ini, Viral, Politik, Indonesia, Dunia | BERITATERKINI.co

18 Juni 2019

Terbitkan IMB Pulau Reklamasi, WALHI Nilai Anies Sama Saja dengan Ahok

Terbitkan IMB Pulau Reklamasi, WALHI Nilai Anies Sama Saja dengan Ahok

Terbitkan IMB Pulau Reklamasi, WALHI Nilai Anies Sama Saja dengan Ahok
Berita Terkini - Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jakarta Tubagus Soleh Ahmadi menilai sikap Gubernur Anies Baswedan tidak jauh berbeda dengan gubernur sebelumnya yang memaksakan adanya reklamasi.

Pernyataan ini disampaikan Tubagus ketika menyoroti kebijakan Gubernur Anies yang menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Pulau C dan D atau Pulau Kita dan Maju. Menurutnya, penerbitan IMB tersebut sama saja mendukung adanya pulau reklamasi.

“Kita mau bilang Gubernur DKI Jakarta sampai saat ini juga tidak ada bedanya dengan pemimpin rezim reklamasi sebelumnya. Karena semuanya itu mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang memaksakan reklamasi pantai utara Jakarta terus berjalan, padahal seharusnya itu tidak berjalan,” kata Tubagus kepada wartawan di Kantor WALHI Jakarta, Senin (17/6/2019).

Tubagus menerangkan, argumentasi Anies tentang Peraturan Gubernur DKI Jakarta (Pergub) Nomor 206 Tahun 2016 tentang Panduan Rancang Kota Pulau C, Pulau D dan Pulau E Hasil Reklamasi Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta tidak tepat, terkesan mengada-ada. Pergub ini diterbitkan ketika Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok menjabat sebagai gubernur.

"Argumentasi yang digunakan gubernur cenderung tidak tepat dan beberapa mengada-ada. Misalnya kita tahu di tahun 2017 Gubernur DKI mencabut Raperda Kawasan Strategis. Nah kenapa dia tidak mencabut Pergub 206/2016 itu? Karena pergub dan perda ini saling berkesinambungan," katanya.

“IMB dan reklamasi tidak bisa dipisahkan. Di dalam peraturan-peraturan yang sebenarnya kita tidak boleh terjebak dalam aturan itu. Jadi bagaimana mungkin gubernur memisahkan aktivitas reklamasi dan di atasnya. Kita cenderung bilang alasan gubernur DKI untuk menerbitkan IMB cenderung diada-ada, cenderung dibuat-buat,” jelasnya.

Diketahui, Ahok ketika menjabat sebagai gubernur ngotot mewujudkan reklamasi di Teluk Jakarta. Dia ingin pulau buatan dijadikan hunian bagi warga Jakarta.

"Kenapa kita ngotot harus bikin pulau reklmasi, 20-30 tahun lagi penduduk tambah banyak, tingal di mana? Rumah di Jakarta begitu mahal," ucap Ahok dalam debat Pilkada DKI Jakarta 2017, Rabu (12/4/2017).[ak]




Loading...
loading...

Berita Lainnya

Berita Terkini

© Copyright 2019 BERITATERKINI.co | All Right Reserved