Mega-Prabowo Usik Kenyamanan Surya Paloh - Berita Terkini | Kabar Terbaru Hari Ini, Viral, Politik, Indonesia, Dunia | BERITATERKINI.co

10 Agustus 2019

Mega-Prabowo Usik Kenyamanan Surya Paloh

Mega-Prabowo Usik Kenyamanan Surya Paloh

Mega-Prabowo Usik Kenyamanan Surya Paloh
BERITA TERKINI - Kongres PDIP V membuat Ketum Nasdem, Surya Paloh tak nyaman. Sebabnya adalah sikap Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang acapkali menyebut nama Prabowo Subianto.

Dalam Kongres itu, Paloh jelas-jelas hadir di tengah-tengah keharmonisan Prabowo-Mega.

Pengamat politik Arya Fernandes menyatakan dengan kondisi seperti tentu saja Surya Paloh tidak nyaman. Setelah Pileg selesai dan Capres ditetapkan, PDIP justru menarik-narik Gerindra untuk masuk ke dalam kekuasaan,

"Partai pendukung Jokowi sebelumnya sudah siap dengan risiko politik yang diterima saat mengusung Jokowi kembali menjadi Capres. Namun kekecewaan dan ketidaknyamanan itu muncul karena PDIP me-lobby partai lain masuk dengan alasan rekonsiliasi," ujar Fernandes di Kantor Komnas HAM, Jumat (9/8)..

Hadirnya Prabowo, kata Fernandes tentu akan membuat Jokowi sibuk menyesuaikan kembali alokasi kursi yang diperuntukkan bagi parpol koalisi.

"Tidak hanya dari sisi jumlah, tapi juga dari sisi kementeriannya," imbuh Arya.

Fernandes menyarankan kepada Jokowi untuk tetap mempertahankan koalisi awal. 

Hal itu dinilai baik guna menghindari risiko buruk yang bisa saja mengganjal pemerintahan bersama KH Maruf Amin ke depan.

"Jika tak dipertahankan, maka risiko politiknya tidak akan menguntungkan Jokowi. Nanti akan ada keretakan dari dalam," katanya.

Dalam hal pembentukan kabinet, jelasnya, Jokowi sebaiknya hanya mengajak partai yang tergabung dalam koalisi sejak awal. 

Sebab gerbong tersebut merupakan mesin pemenangan dan harus diberikan insentif atau peluang yang besar dalam proses penentuan kabinet.

"Mereka harus dapat alokasi kursi, kalau tidak dapat insentif dari petahana, tidak ada bedanya mereka dengan partai lain. Jadi sikap Surya Paloh (merespons kedekatan Mega-Prabowo) ya normal," pungkasnya.  [rmol]




Loading...
loading...

Berita Lainnya

Berita Terkini

© Copyright 2019 BERITATERKINI.co | All Right Reserved