Tim BKSDA Riau Tiba di Inhil, Siap Tangani Teror Monyet Liar yang Telah Melukai 18 Warga

Berita Terkini, TEMBILAHAN – Upaya penanganan serangan monyet liar yang meresahkan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kini memasuki tahap yang lebih intensif. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Inhil, Junaidi Rahmat, memastikan bahwa Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau telah tiba di Kabupaten Inhil untuk membantu penanganan satwa liar tersebut.

"Alhamdulillah, baru saja Tim BKSDA Riau sudah tiba di Inhil dan akan segera melakukan langkah-langkah penanganan terhadap monyet liar yang selama ini menyerang warga," ujar Junaidi Rahmat, Rabu (5/8/2026).

Saat ini tim BKSDA Provinsi Riau langsung menggelar rapat dan berkoordinasi dengan tim yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir di Kantor Lurah Tembilahan.

Menurut Junaidi, kehadiran tim dari BKSDA Riau menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama beberapa hari terakhir hidup dalam rasa takut akibat serangan monyet liar di wilayah Kecamatan Tembilahan dan sekitarnya.

Ia menjelaskan, personel Damkar bersama tim gabungan sebelumnya telah berulang kali melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi persembunyian satwa tersebut. Namun, upaya penangkapan belum membuahkan hasil karena monyet berpindah-pindah lokasi dan memiliki perilaku yang agresif.

"Tim BKSDA memiliki keahlian dan peralatan khusus dalam menangani satwa liar. Kami berharap dengan bergabungnya mereka, proses evakuasi dapat segera berhasil sehingga tidak ada lagi warga yang menjadi korban," katanya.

Sedangkan Camat Tembilahan, Ari Syuria menyebutkan hingga saat ini, jumlah korban akibat serangan monyet liar dilaporkan telah mencapai 18 orang. Para korban mengalami luka gigitan dan cakaran dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda, dan seluruhnya telah mendapatkan penanganan medis serta vaksin antirabies dari pemerintah daerah.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak mencoba menangkap atau melukai monyet tersebut secara mandiri karena dapat membahayakan keselamatan.

Masyarakat diminta segera melaporkan apabila melihat keberadaan monyet liar. Jangan mendekati atau berusaha menangkap sendiri. Serahkan penanganannya kepada petugas agar proses evakuasi berjalan aman.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bersama Damkar, TNI, Polri, relawan, dan kini didukung Tim BKSDA Riau terus berupaya mengakhiri teror satwa liar tersebut agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal dan rasa aman kembali dirasakan warga.***