Dua Pejabat Penting KPK Yang Baru Dilantik Sama-sama Orang Dalam - Berita Terkini | Kabar Terbaru Hari Ini, Viral, Politik, Indonesia, Dunia | BERITATERKINI.co

16 September 2019

Dua Pejabat Penting KPK Yang Baru Dilantik Sama-sama Orang Dalam

Dua Pejabat Penting KPK Yang Baru Dilantik Sama-sama Orang Dalam

Dua Pejabat Penting KPK Yang Baru Dilantik Sama-sama Orang Dalam
BERITA TERKINI - Ketua KPK Agus Rahardjo melantik dua orang pejabat struktural KPK, Cahya Hardianto Harefa sebagai Sekjen KPK dan Fitroh Rohcahyanto sebagai Direktur Penuntutan KPK, di Gedung Penunjang KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/9).

Sebelum menjadi Sekjen, Cahya diketahui pernah menajabat sebagai Direktur Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK, dan pendidikan terakhirnya yakni S2 University of Western Sydney (1999).

Sedangkan Fitroh, sebelum dilantik menjadi Direktur Penuntutan, dia merupakan seorang jaksa fungsional pada KPK. Fitroh menyelesaikan gelar doktornya di Fakultas Hukum Universitas Airlangga.

Saat pelantikan, Agus didampingi tiga Wakil Ketua KPK yaitu Alexander Marwata, Basaria Panjaitan, dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif. Sementara rekan mereka yaitu Saut Situmorang tidak terlihat hadir.

Agus, Laode dan Saut beberapa waktu lalu menyatakan menyerahkan mandat pimpinan KPK kepada Presiden Joko Widodo. Penyerahan mandat itu lantaran mereka menolak revisi UU KPK. Namun demikian, Agus menegaskan bahwa pihaknya tetap bekerja menunaikan kewajiban pemberantasan korupsi. Meskipun telah mengembalikan mandat KPK kepada Presiden.

"Kita tetap bekerja seperti biasa. Kita menunggu saja. Seperti hari ini kita masih melantik," ujar Agus usai pelantikan.

Sementara Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, sebelumnya dia sudah berkirim surat kepada pimpinan, bahwa dia mengundurkan diri per hari ini. Selain kencang menolak revisi UU KPK, Saut juga getol menolak capim KPK yang dinilai bermsalah, salah satunya Irjen Firli Bahuri.

Komisi III DPR merampungkan fit and proper test 10 capim KPK, Jumat dinihari (13/9). DPR memilih 5 nama, yaitu Firli Bahuri (56 suara), Alexander Mawata (53 suara), Nurul Ghufron (51 suara), Nawawi Pomolango (50 suara) dan Lili Pintouli Siregar (44 suara). (Rmol)




Berita Lainnya

Berita Terkini

© Copyright 2019 BERITATERKINI.co | All Right Reserved