Viral Video Perusakan Musala di Sulut, Netizen: Negara Gagal - Berita Terkini | Kabar Terbaru Hari Ini, Viral, Indonesia, Dunia | BERITATERKINI.co

31 Januari 2020

Viral Video Perusakan Musala di Sulut, Netizen: Negara Gagal

Viral Video Perusakan Musala di Sulut, Netizen: Negara Gagal

BERITA TERKINI - Viral video perusakan musalah di Twitter, Kamis (30/1/2020). Musalah ini terletak di Desa Tumaluntung, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Dalam video itu tampak massa menghancurkan bangunan musala, baik di dalam gedung hingga ke bagian atap. Massa juga merusak pagar bangunan musala.

Merujuk pada akun Twitter @kafiradikal, pelaku perusakan adalah sekelompok orang Kristen.

Menurut @kafiradikal, perusakan ini merupakan kelanjutan dari peristiawan tahun lalu. Ketika itu ada perempuan yang menolak musala itu dijadikan tempat ibadah. Dalam penjelasannya itu, @kafiradikal juga menunggah video perdebatan yang dimaksud.



Dua video yang diunggah @kafiradikal masing-masing telah ditonton sebanyak 19.6 ribu kali dan 345,8 ribu kali.

Cuitan @kafiradikal mendapat banyak komentar dari netizen.

“Jika negara sudah gagal melindungi mayoritas, jgn pernah bermimpi negara jg akan melindungi minoritas, bener ngga bib @BakarSmith ? Kami kaum muslim Indonesia meminta agar pasukan Taliban segera masuk ke Indonesia & melindungi keselamatan kami…”, @PerkasaHabsyah.

“Apa jadinya kalau yg melakukan spt ini adalah kaum muslimin thd gereja… sontak bikin panggung dimana2 teriak bahaya radikal dan intoleran… dan yg paling kencang teriaknya ya (oknum) org Islam sendiri…” @abdullahhaidir1

Terkait, Kepala Bidang Humas Polda Sulut, Kombes Pol Julest Abast, membenarkan kejadian ini. Menurutnya, perusakan itu dilakukan pada Rabu (29/1/2020) malam dan kembali memanas pada Kamis (30/1/2020) pagi tadi.

“Pagi ini kami mengundang seluruh pihak termasuk Bupati Minahasa Utara untuk menyelesaikan persoalan ini,” kata Abast.

Sementara itu, Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Utara mendesak kepolisian untuk segera menangkap aktor intelektual perusakan tempat ibadah di Perumaham Agape.

“Kepolisian harus cepat bertindak. 1×24 jam kepolisian harus bisa menangkap aktor intelektual perusakan rumah ibadah tersebut,” tutur Alhabsy, Kamis (30/1/2020) pagi.

(rt)

Sumber: politiktoday.com




Loading...
loading...

Berita Lainnya

Berita Terkini

© Copyright 2019 BERITATERKINI.co | All Right Reserved