ABG 17 Tahun Terlibat Perampokan 'Geng Teras' di Depok, Ini Perannya - Berita Terkini | Kabar Terbaru Hari Ini, Viral, Indonesia, Dunia | BERITATERKINI.co

3 April 2020

ABG 17 Tahun Terlibat Perampokan 'Geng Teras' di Depok, Ini Perannya

ABG 17 Tahun Terlibat Perampokan 'Geng Teras' di Depok, Ini Perannya

BERITA TERKINI - Satu dari tujuh tersangka yang ditangkap terkait perampokan 'Geng Teras' di Depok ternyata masih berusia 17 tahun. Tersangka berinisial JAR itu disebut-sebut sudah mengeksekusi 2 korban di tempat berbeda.
"Pengakuan JAR ini rata-rata 4 kali sudah melakukan pembunuhan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Yusri menyebut JAR juga sebagai otak perampokan, selain tersangka MS alias A dan K alias A yang tewas ditembak. Dalam aksi perampokan di Harjamukti, Cimanggis, Depok, yang menewaskan korban Fauzan (35), JAR berperan sebagai eksekutor.

"JAR sendiri yang melakukan penusukan terhadap saudara F di Cimanggis sehingga korban meninggal dunia," imbuhnya.

Selain JAR, tersangka MS juga ikut mengeksekusi korban. "Dia membacok di bagian dada, kemudian dibarengi Saudara MS yang menghantam dari belakang," tambahnya.

Yusri menambahkan komplotan ini sudah beraksi lebih dari 20 kali.

Eksekutornya JAR, MS, dan K ini pengakuan awal sudah lebih dari 20 kali," ucapnya.

Di Depok, para pelaku ini melakukan 3 kali aksi perampokan dalam satu malam, mulai Selasa (31/3) malam hingga Rabu (1/4) dini hari. Diawali dengan merampok seorang pedagang jamu di Jl Putri Tunggal, Harjamukti, Depok.

Di sana, mereka merampas motor, uang, dan ponsel korban. Sekitar 100 meter dari TKP pertama, mereka menyambangi warung 24 jam milik Fauzan.

Di sana mereka membacok Fauzan hingga tewas. Selepas itu, mereka mengakhiri operasinya dengan merampok korban seorang pedagang tahu di Jl Tapos Raya, Tapos, Depok.

Para pelaku ditangkap oleh tim gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polresta Depok di beberapa lokasi. Dua pelaku, yakni MS dan K, ditembak mati karena melakukan perlawanan saat diminta menunjukkan barang bukti.(dtk)




Loading...
loading...

Berita Lainnya

Berita Terkini

© Copyright 2019 BERITATERKINI.co | All Right Reserved