Breaking

29 Januari 2019

Ciri-ciri Gejala Stroke Ringan yang Perlu Anda Waspadai

Ciri-ciri gejala stroke ringan - Stroke ringan sering kali terjadi pada orang-orang yang sudah usia lanjut, namun saat ini remaja pun sudah dapat mengalaminya. Tingkat kolesterol yang tinggi menyebabkan seseorang mengalami berbagai gangguan penyakit, salah satunya adalah stroke ringan. 
Stroke ringan sendiri terjadi dalam waktu yang singkat dan akan menghilang dalam beberapa menit saja. Meski begitu, stroke ringan ini bukalah jenis penyakit yang boleh diabaikan begitu saja. Tanpa penanganan yang dilakukan, penyakit stroke ringan ini akan sampai pada tingkat yang lebih parah.

Stroke ringan dalam istilah medis dinamakan transient ischaemic attact (TIA) atau lebih singkat lagi dinamakan serangan iskemik. Penyakit ini disebabkan oleh penyumbatan yang terjadi pada pembuluh darah yang mengalir menuju otak. 

Gejala yang timbul ketika seseorang terkena gangguan stroke ringan bisa terlihat pada bagian wajah, lengan hingga kemampuan untuk berbicara. 

Berikut gejala yang umumnya terjadi pada seseorang yang terkena gejala stroke ringan:

1. Kelemahan otot pada wajah yang terjadi pada seseorang yang terkena stroke ringan terjadi ketika seseorang tiba-tiba tidak bisa mengernyitkan dahinya, penurunan di bagian mulut dan tampilan wajah yang tidak simetris (lebih atas atau lebih bawah sebelah)

2. Tidak mampu mengangkat kedua bagian lengan. Hal ini disebabkan oleh anggota gerak melemas pada salah satu sisi lengan

3. Rasa kesemutan di bagian-bagian tubuh, seperti di bagian lengan, tungkai dan wajah

4. Gangguan pada sistem indera pengecap, seperti kurang bisanya memahami ucapan orang lain,c cadel, dan lebih buruknya lagi tidak bisa berbicara sama sekali.

5. Indera penglihatan mulai terganggu

6. Kepala pusing

7. Mengalami kesulitan dalam menjaga keseimbangan tubuh dan berjalan

Gejala-gejala di atas patut Anda waspadai, karena meski akan pulih dalam waktu hitungan menit, stroke ringan tetap saja adalah ciri-ciri gejala stroke ringan yang berbahaya apabila diabaikan. Dengan begitu, jika Anda mengalami gejala stroke ringan segera konsultasikan kepada dokter untuk mengetahui cara mengatasi dan mencegah agar hal tersebut tidak terulang kembali.

Perbedaan stroke ringan dan stroke


Dari nama yang diberikan terhadap penyakit ini tentu sudah bisa kita tebak. Penyakit stroke ringan dan stroke memiliki perbedaan pada tingkat keluarnya serangan stroke saja. Maksudnya jika stroke ringan terjadi dalam waktu hitungan menit, maka stroke terjadi dalam jangka waktu lama bahkan bisa sampai permanen. Meski stroke ringan dikatakan jenis penyakit yang tidak terlalu berbahaya, tetap saat kita harus melakukan pencegahan agar tidak parah.

Pencegahan Dini Stroke Ringan

Bagi orang-orang yang menjadi pecandu rokok, maka harus mewaspadai gejala stroke ringan ini, pasalnya mereka memiliki tekanan darah yang tinggi. Selain itu, orang dengan berat badan berlebih juga memiliki risiko yang sama.

Dampak stroke ringan tidak bisa diabaikan begitu saja. Upaya yang mungkin dilakukan adalah segera berkonsultasi dengan dokter terkait agar mendapat penanganan yang lebih intensif serta tepat sasaran. Anda bisa juga mengajukan pemeriksaan CT scan untuk memeriksa peredaran dan struktur darah di bagian otak.

Stroke ringan bukanlah satu-satunya penyakit berbahaya di dunia, namun angka kematian yang disebabkan oleh penyakit ini cukup tinggi. Oleh sebab itu, Anda harus bisa mengendalikan asupan makanan yang masuk dalam tubuh. Mulailah untuk mengurangi konsumsi makanan berlemak tinggi, minuman beralkohol dan kebiasaan merokok. 

Selain itu, secara rutin periksakan kondisi tekanan darah, kolesterol Anda ke dokter untuk mengetahui sisi normal atau tidak normal pada tubuh Anda. Upaya lainnya dalam mencegah stroke ringan adalah dengan berolahraga secara teratur setiap hari. 

Demikian informasi ciri-ciri gejala stroke ringan ini untuk Anda, semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar