Kronologi Serangan KKSB Papua Di Kampung Olensi Muara, Satu Orang Tewas - Berita Terkini | Kabar Terbaru Hari Ini, Viral, Politik, Indonesia, Dunia | BERITATERKINI.co

18 September 2019

Kronologi Serangan KKSB Papua Di Kampung Olensi Muara, Satu Orang Tewas

Kronologi Serangan KKSB Papua Di Kampung Olensi Muara, Satu Orang Tewas

Kronologi Serangan KKSB Papua Di Kampung Olensi Muara, Satu Orang Tewas
BERITA TERKINI - Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) melakukan penyerangan terhadap warga dan aparat keamanan di Kampung Olenki, Muara, Kab. Ilaga, Papua Barat, pada hari Selasa (17/9) sekira pukul 17.35 WIT.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, disebutkan peristiwa itu bermula pada tanggal 15 September 2019, awalnya tim gabungan menerima informasi dari masyarakat bahwa kelompok KKSB memblokir jalan di Kampung Amunge, Muara dan merampas 7 motor ojek, sementara tukang ojek berhasil melarikan diri.

Kemudian hari berikutnya 16 September 2019 Tim Gabungan Penegakkan Hukum (Gakkum) menerima laporan dari masyarakat bahwa kelompok KKSB melaksanan pemukulan, pemerasan kepada masyarakat yang tidak menerima kehadiran mereka di daerah Muara. 


Tidak terima, akhirnya salah satu pemuka agama setempat menjadi korban. Masyarakat lalu meminta bantuan kepada aparat untuk mengusir kelompok KKSB dari Kamung Muara.

Mendapat laporan, tim gabungan langsung melaksanakan patroli pada hari Selasa (17/9) kemarin di Kampung Olenki, Muara.

Saat melakukan patroli, pada pukul 13.30 WIT, tim gabungan melihat kelompok separatis bersenjata sebanyak 10-15 orang dengan membawa delapan pucuk senjata berjenis M16 dan AK47 yang berkumpul di sebuah Honai Kampung Olenki Muara.

Kemudian, terjadi kontak senjata antara KKSB dengan aparat kemanan selama 30 menit.

KKSB pun akhirnya melarikan diri lantaran aparat telah mengepung mereka, setelah dilakukan penyisiran, petugas berhasil menemukan bercak darah, ke arah utara dan satu buah telepon genggam di dalam Honai atau rumah adat sekitar.

Akibatnya baku tembak itu, enam orang mengalami luka berat, dan satu orang meninggal dunia.

Dikonfirmasi, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel CPL Eko Daryanto membenarkan peristiwa tersebut dan saat ini masih dilakukan proses penyelidikan. (Rmol)




Loading...
loading...

Berita Lainnya

Berita Terkini

© Copyright 2019 BERITATERKINI.co | All Right Reserved